Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai ketersediaan obat terutama obat-obatan esensial di IFRS Rawat jalan RSUD Majalaya. Sedianya penelitian ini merupakan peneltian deskriptif vervikatif yang akan menguji adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara ketiga variabelnya, tetapi terkendala dengan karakteristik data yang berbeda untuk pengujian hipotesisnya. Dari data hasil observasi, wawancara, dan kuisioner yang diperoleh didapatkan hasil bahwa ketersediaan obat-obat esensial di IFRS rawat jalan RSUD Majalaya adalah 21 item termasuk ketersediaan baik (95%), 6 item termasuk ketersediaan cukup baik (75% - 90%) dan 18 item ketersediaan kurang.(<75 %). Dalam hal pencapaian waktu tunggu pelayanan obat baik racik maupun obat jadi, IFRS RSUD Majalaya sudah sesuai standar yaitu waktu tunggu pelayanan obat jadi ≤ 30 menit,sementara pencapaian IFRS 23,44 menitdan obat racikan 45,07 menit masih lebih cepat dibanding standar ≤ 60 menit. Oleh krena itu ketersediaan obat harus lebih diperbaiki. Pengelolaan obat dan logistik farmasi harus lebih ditingkatkan perencanaannya
Copyrights © 2026