Industri perhotelan dituntut untuk menjaga standar kebersihan yang tinggi sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan, terutama pada aktivitas housekeeping yang menggunakan sumber daya secara intensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman dan penerapan green cleaning practices oleh Housekeeping Department dalam mendukung keberlanjutan lingkungan di ARTOTEL Bundaran Senayan Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap Executive Housekeeping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green cleaning dipahami sebagai pendekatan kebersihan menyeluruh yang mencakup efisiensi sumber daya, penggunaan bahan pembersih ramah lingkungan, serta pembentukan perilaku kerja berkelanjutan. Penerapannya diwujudkan melalui sistem kerja tanpa kertas, pemilahan limbah, penghematan energi dan air, serta pengurangan plastik sekali pakai. Faktor pendukung utama meliputi komitmen manajemen, pelatihan berkelanjutan, dan pemanfaatan teknologi, sementara kendala yang dihadapi adalah biaya investasi awal dan adaptasi perilaku staf. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan green cleaning practices berkontribusi positif terhadap efisiensi operasional dan citra hotel berkelanjutan.
Copyrights © 2026