Segmentasi pasar merupakan dasar penting dalam merancang strategi layanan kesehatan karena membantu klinik memahami karakteristik pasien dan faktor yang mendorong keputusan penggunaan jasa.. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif–verifikatif melalui metode studi kasus. Populasi penelitian mengacu pada rata-rata kunjungan pasien tahun 2024, dengan jumlah sampel 250 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan diambil melalui probability sampling. Hasil analisis deskriptif menunjukkan segmentasi psikografis berada pada kategori baik, segmentasi perilaku juga baik, dan keputusan penggunaan jasa klinis berada pada kategori baik. Secara simultan, segmentasi psikografis dan perilaku berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan. Secara parsial, segmentasi perilaku berpengaruh signifikan, sedangkan segmentasi psikografis tidak signifikan. Model memiliki daya jelas yang kuat dengan R=0,718 dan R²=0,631, yang berarti 63,1% variasi keputusan penggunaan dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen. Temuan ini mengindikasikan bahwa aspek perilaku pasien (manfaat yang dicari, frekuensi kunjungan, dan status pengguna) lebih dominan dalam mendorong keputusan penggunaan jasa klinis dibandingkan aspek psikografis.
Copyrights © 2026