Strategi pembelajaran eksplorasi merupakan pendekatan yang menekankan kegiatan bermain sambil belajar untuk mengembangkan kemampuan berpikir anak secara aktif dan juga mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi eksplorasi terhadap perkembangan kognitif anak usia dini di Lembaga Bimbingan Belajar Sahabat Anak (BESANAK) Indralaya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada lima anak usia 5–7 tahun dan analisis datanya menggunakan pendekatan Miles dan Huberman. Hasil penelitian yaitu menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan setelah strategi eksplorasi diterapkan. Sebelum penerapan, 30% anak berada pada kategori Belum Berkembang (BB), 40% Mulai Berkembang (MB), 20% Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan 10% Berkembang Sangat Baik (BSB). Setelah penerapan strategi, data menunjukkan perubahan menjadi 10% (BB), 20% (MB), 40% (BSH), dan 30% (BSB). Strategi ini terbukti efektif untuk meningkatkan daya ingat, fokus, berpikir kritis, serta kemampuan komunikasi anak melalui media konkret yang menyenangkan.
Copyrights © 2025