cover
Contact Name
Eko Purnomo
Contact Email
ekopurnomo4993@gmail.com
Phone
+6285702673772
Journal Mail Official
ekopurnomo4993@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Bhakti Guna No.C4-24, Tanjung Seteko, Indralaya,Ogan Ilir, Sumatera Selatan
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman
Published by CV. Jalan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 31237207     DOI : https://doi.org/10.65793/j.ci-jpanik.2025.v1.i1
Core Subject :
Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman is a scholarly journal that focuses on the development of knowledge in the field of early childhood education, with a particular emphasis on the integration of Islamic values. Published periodically by CV. Jalan Cendikia, this journal serves as an academic forum for researchers, educators, early childhood education practitioners, and scholars of Islamic education to share research findings, conceptual studies, and relevant, context-based educational practices. The journal’s scope covers Islamic character education, value-based early childhood curricula, child development psychology from an Islamic perspective, creative and spiritually oriented learning methods, and the formation of moral character from an early age. All submitted manuscripts undergo a rigorous peer-review process to ensure academic quality and meaningful contributions to the advancement of early childhood education grounded in Islamic values
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Dampak Interaksi Social terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Meilana
Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman Vol. 1 No. 1 (2025): Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/ci-jpanik.2025.5

Abstract

Bahasa merupakan alat utama bagi anak dalam berkomunikasi, mengekspresikan ide, serta memahami dunia di sekitarnya. Perkembangan bahasa yang baik sangat penting untuk mendukung proses belajar dan tumbuh kembang anak, terutama pada masa usia dini yang dikenal sebagai masa emas (golden age). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh interaksi sosial terhadap perkembangan bahasa anak usia 5–6 tahun di TK IT Syajarul Qur’an Gelumbang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan pendekatan Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang aktif dalam interaksi sosial seperti bermain peran, berdiskusi, mendengarkan cerita, dan berbicara dengan teman maupun guru menunjukkan perkembangan bahasa yang sangat baik. Dari hasil observasi terhadap 15 anak dan wawancara dengan orang tua, diperoleh bahwa sebagian besar anak sudah mampu memahami perintah kompleks (93,3%), mengulang kalimat (93,3%), menjawab pertanyaan kompleks (93,3%), menyusun kalimat sederhana (93,3%), serta memahami konsep dalam cerita (93,3%). Sementara itu, seluruh anak (100%) mampu memahami aturan permainan, menyukai bacaan, menyebutkan bunyi huruf awal, membaca dan menulis nama sendiri. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa interaksi sosial yang intensif dan positif di lingkungan sekolah serta dukungan dari guru dan orang tua memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan bahasa anak. Sekolah dan keluarga perlu terus menciptakan suasana yang mendorong anak untuk aktif berbicara dan berinteraksi agar perkembangan bahasa mereka optimal.
Strategi Pembelajaran Eksplorasi pada PerkembanganKognitif Anak Usia Dini Rahma Anisa; Yuyun Indah Sari
Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman Vol. 1 No. 1 (2025): Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/ci-jpanik.2025.9

Abstract

Strategi pembelajaran eksplorasi merupakan pendekatan yang menekankan kegiatan bermain sambil belajar untuk mengembangkan kemampuan berpikir anak secara aktif dan juga mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi eksplorasi terhadap perkembangan kognitif anak usia dini di Lembaga Bimbingan Belajar Sahabat Anak (BESANAK) Indralaya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada lima anak usia 5–7 tahun dan analisis datanya menggunakan pendekatan Miles dan Huberman. Hasil penelitian yaitu menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan setelah strategi eksplorasi diterapkan. Sebelum penerapan, 30% anak berada pada kategori Belum Berkembang (BB), 40% Mulai Berkembang (MB), 20% Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan 10% Berkembang Sangat Baik (BSB). Setelah penerapan strategi, data menunjukkan perubahan menjadi 10% (BB), 20% (MB), 40% (BSH), dan 30% (BSB). Strategi ini terbukti efektif untuk meningkatkan daya ingat, fokus, berpikir kritis, serta kemampuan komunikasi anak melalui media konkret yang menyenangkan.
Peran Lingkungan Sekolah  dalam Perkembangan Kognitif  Anak Usia Dini Bella Ayu Panesyah; Muna Meilani
Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman Vol. 1 No. 1 (2025): Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/ci-jpanik.2025.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah terhadap perkembangan kognitif anak usia 3 hingga 4 tahun di KB Bunda Menanti Selatan. Sekolah merupakan lembaga pendidikan formal yang berperan penting dalam pencapaian tujuan pendidikan. Perkembangan kognitif berkaitan dengan kemampuan anak dalam memahami, meliputi kemampuan untuk menyelesaikan kesulitan dasar dalam kehidupan sehari-hari, memahami hubungan sebab-akibat, memanfaatkan konsep numerik, serta menganalisis, mengkategorikan, dan mengklasifikasikan persepsi sensorik. Fungsi sekolah dapat berupa proses asimilasi dan adaptasi yang terjadi saat siswa berpartisipasi dalam kegiatan belajar. Lingkungan pendidikan yang memfasilitasi kegiatan belajar aktif, seperti bermain, bereksperimen, dan bercakap-cakap, meningkatkan pertumbuhan kognitif. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan teknik lapangan di KB Bunda Menanti Selatan. Metodologi yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metodologi Miles dan Huberman, meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian, dan perumusan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah, yang mencakup fasilitas fisik, keterlibatan guru, dan interaksi sosial, secara signifikan memfasilitasi perkembangan kognitif anak usia dini. Kesimpulannya, lingkungan pendidikan berkontribusi signifikan terhadap perkembangan anak usia dini, terutama dalam ranah kognitif. Lembaga pendidikan yang menawarkan suasana aman, kondusif, dan menarik secara intelektual dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, eksplorasi, dan pemecahan masalah anak.
Penggunaan Media Visual dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Endang Rahayu; Novita Loka
Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman Vol. 1 No. 1 (2025): Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/ci-jpanik.2025.11

Abstract

Kemampuan berbahasa merupakan fondasi utama dalam perkembangan anak usia dini, karena berperan penting dalam proses komunikasi dan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati efektivitas media visual dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak usia 4–5 tahun di RA Nurul Ula Burai. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Media yang dimanfaatkan berupa flash card bergambar hewan aktivitas pembelajaran dilakukan di ruang terbuka, dengan anak-anak diminta menebak suara hewan berdasarkan kartu bergambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 12 anak, sebanyak 7 anak (58%) tergolong dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), dan 5 anak (42%) berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Media visual terbukti mampu merangsang anak untuk lebih aktif berbicara, meningkatkan keberanian tampil, dan memperluas kosakata mereka. Faktor pendukung keberhasilan mencakup stimulasi lingkungan keluarga dan minat anak terhadap tema pembelajaran. Sementara itu, kendala seperti kurangnya rasa percaya diri dan minimnya latihan komunikasi di rumah menjadi penghambat pada sebagian anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media visual, khususnya flash card, efektif digunakan dalam pembelajaran bahasa anak usia dini dengan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif.
Upaya Meningkatkan Kecerdasan Linguistik Melalui Penggunaan Metode Bermain Peran pada Anak Usia Dini Rosita Aryani
Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman Vol. 1 No. 1 (2025): Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/ci-jpanik.2025.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai dan meningkatkan kecerdasan linguistik anak usia 5–6 tahun melalui teknik bermain peran di RA Al-Misbah Payabesar. Kecerdasan linguistik dipahami sebagai kemampuan anak dalam menyusun, mengekspresikan, dan mengartikulasikan gagasan secara koheren. Bermain peran dipilih karena sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini yang cenderung belajar melalui pengalaman konkret, imajinatif, dan interaktif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas anak (73%) mampu mengekspresikan emosi dan pikirannya dengan baik melalui narasi, diskusi, dan bermain peran, sedangkan 27% anak masih memerlukan bimbingan dan stimulasi lebih lanjut. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan teknik bermain peran sebagai strategi sistematis untuk mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan sosial dalam pengembangan bahasa anak usia dini. Kontribusinya adalah memberikan alternatif model pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan kecerdasan linguistik, tetapi juga menumbuhkan keberanian berkomunikasi serta memperkaya praktik pedagogis di lembaga pendidikan anak usia dini.
Analisis Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 4-5 Tahun di TKIT Syajarul Qur’an Gelumbang Aila Ramadhani; Meilani; Gustiana Yuantini; Meilana
Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman Vol. 2 No. 1 (2026): Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman (April)
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/ci-jpanik.2026.85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan sosial emosional anak usia 4-5 tahun di TKIT Syajarul Qur’an Gelumbang, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi capaian tersebut. Masa usia dini merupakan fase kritis (golden age) dalam pembentukan karakter, di mana kecerdasan sosial emosional menjadi fondasi bagi keberhasilan akademik dan interaksi sosial anak di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah anak-anak Kelompok A (4-5 tahun). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pendidik, dan analisis dokumentasi. Data diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber dan teknik, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan perkembangan sosial emosional anak telah mencapai tahap Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Capaian positif ini terlihat dari lima indikator utama: kemandirian rutinitas harian, tingginya rasa percaya diri untuk tampil berekspresi, kemampuan meregulasi emosi secara positif, tumbuhnya empati, serta kecakapan kerja sama dalam kelompok. Keberhasilan capaian ini secara signifikan dipengaruhi oleh peran guru dalam memberikan keteladanan, dukungan afektif, dan penerapan pembiasaan Islami di sekolah.
Pemanfaatan Media Biji Semangka dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Novita Loka; Shera; Tri Rukmana
Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman Vol. 2 No. 1 (2026): Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman (April)
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/ci-jpanik.2026.87

Abstract

Perkembangan bahasa pada anak usia dini merupakan fondasi krusial yang memerlukan stimulasi kreatif melalui penggunaan objek nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemanfaatan media menghitung biji semangka dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak usia 4–6 tahun di PAUD Harapan Kita Tanjung Seteko. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 5 anak yang menjadi sampel penelitian dari total populasi 20 anak. Analisis data dilakukan secara interaktif menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan metode triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian pada Mei 2026 menunjukkan bahwa pemanfaatan media biji semangka terbukti efektif meningkatkan kemampuan bahasa anak dengan pencapaian rata-rata klasikal sebesar 80,0% yang berkualifikasi Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Secara spesifik, indikator perbendaharaan kata mencapai 81,0%, kemampuan menyusun kalimat sederhana sebesar 77,0%, dan keberanian berbicara sebesar 82,0%. Media konkret ini berhasil memicu motivasi verbal, menurunkan kecemasan berbicara pada anak, serta memberikan dampak stimulasi holistik pada aspek kognitif dan sosial-emosional melalui pemberian bantuan (scaffolding) oleh pendidik.
Analisis Pembelajaran Berbasis Neurosains melalui Media Gambar Seri Kegiatan Sehari-Hari pada Anak Usia Dini di TK Al-Kautsar Vinna Asta Rani; Riza Urzilla
Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman Vol. 2 No. 1 (2026): Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman (April)
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/ci-jpanik.2026.90

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berada pada masa periode keemasan (golden age) yang membutuhkan stimulasi secara tepat dan komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis efektivitas implementasi pendekatan neurosains dalam mengoptimalkan perkembangan kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan motorik halus anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research). Lokasi penelitian dilaksanakan di TK Al-Kautsar pada kelas B "Makkah" selama bulan Mei 2026, dengan subjek penelitian melibatkan 8 peserta didik dan 2 guru kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipasi pasif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta divalidasi menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian secara longitudinal menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran ramah otak (brain-compatible learning) melalui penggunaan media gambar seri kontekstual, bermain peran, dan eksplorasi multisensori terbukti sangat efektif. Hal ini ditunjukkan dengan adanya transisi peningkatan capaian mayoritas peserta didik dari kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) menjadi Berkembang Sangat Baik (BSB). Pendekatan neurosains terbukti mampu mereduksi kecemasan emosional (pembajakan amigdala), memperkuat plastisitas sinaptik, serta menstimulasi kemampuan berpikir logis, artikulasi bahasa ekspresif, kematangan visuomotorik, dan resiliensi psikososial anak secara optimal.
Peningkatan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Melalui Media Pembelajaran Papan Angka Zaenal Abidin; Patria Nabila Putri
Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman Vol. 2 No. 1 (2026): Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman (April)
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/ci-jpanik.2026.102

Abstract

Pendidikan anak usia dini pada dasarnya merupakan suatu proses bimbingan yang dilakukan oleh guru secara sadar terhadap perkembangan jasmani dan rohani anak menuju terbentuknya kepribadian yang utama.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan mendeskripsikan secara mendalam tentang peningkatan perkembangan kognitif anak melalui media pembelajaran papan angka di TK Islam Bani Ali Alat Permainan Edukatif (APE)  merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk menstimulasi perkembangan kognitif anak. APE papan angka adalah salah satu jenis APE yang dirancang khusus untuk membantu anak mengenal konsep bilangan dan berhitung. Setelah peneliti mempraktekkan penggunaan Alat Permainan Edukatif (APE) papan angka dalam kegiatan pembelajaran di TK Islam Bani Ali, terlihat adanya peningkatan yang signifikan pada perkembangan kognitif anak. Peneliti mengamati bahwa anak-anak sudah bisa mengetahui angka dan warna melalui APE papan angka yang dipraktekkan. Lebih lanjut, peneliti menyatakan bahwa melalui APE papan angka tersebut, perkembangan kognitif anak meningkat dengan sangat baik.
Pemanfaatan Media Es Krim Angka Dalam Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Lutpia Julian Tika
Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman Vol. 2 No. 1 (2026): Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman (April)
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/ci-jpanik.2026.105

Abstract

Pada periode ini, anak-anak mulai mengembangkan kemampuan bahasa, motorik, kognitif, dan sosial secara aktif. Mereka belajar melalui pengalaman langsung, imitasi, dan interaksi dengan lingkungan sekitar. Pentingnya perhatian pada anak usia dini dikarenakan masa ini merupakan periode yang rentan dan sensitif dalam pembentukan dasar-dasar perkembangan anak. Jenis penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan penggelolaan data secara deskriptif.Tempat penelitian adalah di TK Islam Bani Ali Timbangan kelas B yang terdiri dari 5 orang dan 2 orang guru.Sementata objek penelitian ini adalah Media Pembelajaran Es Krim Angka Pada Anak Usia Dini untuk kemampuan berhitung 5-6 tahun.Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara,observasi dan kokumentasi.Dalam observasi ini dicatat hal-hal penting yang terkait penelitian.Pelaksanaan wawancara dilakukan guna menggali informasi melalui tanya jawab,sedangkan metode dokumentasi dengan menggumpulkan data yang relevan. Setelah melakukan penelitian di TK Islam Bani Ali Indralaya, peneliti menemukan beberapa temuan dalam proses pembelajaran yang akan dideskripsikan menjadi beberapa bagian yaitu bagian pendahuluan, bagian inti, dan bagian penutup. Sebelum masuk pada bagian pendahuluan, perlu diketahui terlebih dahulu bahwasannya kegiatan belajar mengajar di TK Islam Bani Ali Indralaya dimulai sejak pukul 08.00 sd 11.00 WIB. Sebelum jam belajar dimulai, guru-guru akan menyambut anak-anak terlebih dahulu dan anak-anak akan bersalaman dengan guru-gurunya. Selanjutnya guru akan menyuruh anak-anak untuk duduk dan membuat lingkaran didalam kelas, Setelah anak-anak duduk dengan rapi.

Page 1 of 1 | Total Record : 10