Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan sosial emosional anak usia 4-5 tahun di TKIT Syajarul Qur’an Gelumbang, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi capaian tersebut. Masa usia dini merupakan fase kritis (golden age) dalam pembentukan karakter, di mana kecerdasan sosial emosional menjadi fondasi bagi keberhasilan akademik dan interaksi sosial anak di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah anak-anak Kelompok A (4-5 tahun). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pendidik, dan analisis dokumentasi. Data diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber dan teknik, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan perkembangan sosial emosional anak telah mencapai tahap Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Capaian positif ini terlihat dari lima indikator utama: kemandirian rutinitas harian, tingginya rasa percaya diri untuk tampil berekspresi, kemampuan meregulasi emosi secara positif, tumbuhnya empati, serta kecakapan kerja sama dalam kelompok. Keberhasilan capaian ini secara signifikan dipengaruhi oleh peran guru dalam memberikan keteladanan, dukungan afektif, dan penerapan pembiasaan Islami di sekolah.
Copyrights © 2026