Kehadiran tenaga kerja wanita benar-benar telah memperoleh sambutan "welcome" dari masyarakat; sementara itu pemerintah sendiri menyikapi hal ini secara proporsional, terbukti tidak jarang mendudukkan wanita pada berbagai pos kerja yang sangat strategis.       Dalam struktur kepegawaian pun wanita mendapatkan tempat yang cukup istimewa; misalnya dari segi kuantitas maka dari sebanyak 3.529.640 pegawai negeri sipil di Indonesia (data tahun 1987) maka sebanyak 1.091.571 orang di antaranya, atau sebesar 30,92%, merupakan tenaga kerja wanita. Periksa Tabel 3!      Lebih dari itu secara kualitatif pemerintah pun mengambil kebijakan untuk mendudukkan tenaga kerja wanita pada pos-pos "kunci"; misalnya diangkatnya beberapa wanita Indonesia sebagai menteri negara, sebagai rektor perguruan tinggi negeri, sebagai pimpinan perusahaan, sebagai kepala kantor pemerintah, sebagai duta bangsa di dalam moment-moment internasional, dan sebagai-nya.
Copyrights © 1990