This research is based on news reports with different perspectives on LGBT in various mass media. The purpose of this study is to describe LGBT from the perspective of online media coverage Tempo.com and Republika.com. This research is a qualitative study with a critical approach. Based on the results of the analysis of diction and sentences, it was found that Tempo chose a human rights perspective in viewing LGBT. Through this perspective, Tempo will be free to defend LGBT and their existence in Indonesia. The humanist perspective in human rights is the basis for Tempo to lead readers' opinions that LGBT have the right to obtain their human rights. On the other hand, Republika prefers a religious perspective with its dogmas to assess LGBT. Through this, Republika has a basis for leading readers' opinions to reject LGBT behavior in Indonesia.AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi pemberitaan dengan sudut pandang berbeda mengenai LGBT di berbagai media massa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memaparkan LGBT dalam perspektif pemberitaan media daring Tempo.com dan Republika.com. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan kritis. Berdasarkan hasil analisis diksi dan kalimat didapat temuan bahwa Tempo memilih perspektif HAM dalam memandang LGBT. Melalui perspektif ini, Tempo akan leluasa untuk membela LGBT dan eksistensi mereka di Indonesia. Sudut pandang humanisme dalam HAM menjadi dasar bagi Tempo untuk menggiring opini pembaca bahwa LGBT berhak untuk mendapatkan hak-hak kemanusiaannya. Di sisi lain, Republika lebih memilih perspektif agama dengan dogma-dogmanya untuk menilai LGBT. Melalui hal ini Republika memiliki dasar menggiring opini pembaca untuk menolak perilaku LGBT di Indonesia.
Copyrights © 2024