Transportasi udara memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas antarwilayah, mobilitas masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi, dengan kualitas sumber daya manusia, khususnya pilot, sebagai faktor utama dalam menjamin keselamatan dan efektivitas operasional penerbangan. Selain pilot dari maskapai penerbangan sipil, Indonesia juga memiliki sumber daya penerbang dari institusi negara seperti Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang dapat diberdayakan melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penugasan anggota penerbang Polri pada airline komersial melalui KSO dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSO memberikan dampak multidimensional, baik dari sisi individu maupun organisasi. Dari sisi individu, KSO meningkatkan kompetensi teknis dan non-teknis, pengalaman operasional, serta profesionalisme penerbang Polri melalui paparan terhadap standar penerbangan sipil. Dari sisi organisasi, KSO berkontribusi pada peningkatan kinerja melalui optimalisasi sumber daya manusia dan kolaborasi lintas sektor. Namun, terdapat tantangan seperti perbedaan budaya organisasi, kompleksitas operasional, tuntutan adaptasi teknologi, serta dilema motivasi, loyalitas, kesejahteraan finansial, dan pengembangan karir. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan dan kebijakan terintegrasi agar KSO berjalan efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026