Akhir-akhir ini banyak sekali kritik dan keluhan masyarakat yang ditujukan kepada para pengelola Universitas Terbuka (UT). Kritik dan keluhan ini biasanya berada di sekitar masalah-masalah yang sebenarnya masih sangat elementer: misalnya pengiriman modul yang sangat sering terlambat, kekeliruan pengiriman modul, mekanisme registrasi, pelaksanaan tutorial, dan sebagainya.          Banyaknya kritik dan keluhan yang ditujukan pada UT: baik yang dikomunikasikan lewat koran, surat maupun melalui media lainnya, telah memberikan kesan belum sempurnanya pelayanan pendidikan yang diberikan oleh para pengelola UT.          Barangkali dikarenakan begitu banyaknya kritik    dan keluhan yang masuk maka baru-baru ini pucuk pimpinan UT, Prof. Dr. Setijadi, M.A., "bercanda" bahwa Universitas Terbuka tidak mungkin ditutup, akan tetapi bila rector atau pimpinannya dipecat itu mungkin saja kalau memang mereka dianggap tidak becus menangani UT. Lebih lanjut dilukiskan, di negeri Belanda sistem yang digunakan universitas terbukanya sering berganti-ganti, apalagi UT di    negara kita yang usianya baru tiga tahun ini.          Artinya, berangkat dari kalimat tersebut iatas, cukup wajarlah kalau UT di negara kita yang baru "seumur jagung" masih banyak mengalami masalah dan hambatan.
Copyrights © 1987