Transformasi digital dalam pengelolaan sumber daya manusia mendorong perusahaan untuk menerapkan sistem presensi yang lebih efektif dan akurat. PT Visionet Data Internasional Service Point Pontianak telah menggunakan sistem presensi berbasis web, namun penggunaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan akses, kurang optimalnya pemantauan kehadiran, serta belum adanya mekanisme validasi identitas dan lokasi secara langsung. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun aplikasi presensi karyawan berbasis mobile dengan memanfaatkan teknologi Face Recognition dan Geolocation sebagai metode validasi kehadiran. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall yang terdiri atas tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Aplikasi dikembangkan menggunakan framework Flutter dan bahasa pemrograman Dart, sedangkan sistem backend dibangun menggunakan Laravel dengan basis data MySQL. Fitur yang diimplementasikan meliputi registrasi wajah, validasi lokasi, presensi masuk, presensi pulang, dan pengajuan izin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi mampu melakukan verifikasi identitas pengguna melalui pengenalan wajah serta memastikan lokasi presensi sesuai dengan area kerja yang telah ditentukan. Sistem yang dibangun dapat meningkatkan akurasi pencatatan kehadiran, mengurangi potensi manipulasi data presensi, dan mempermudah pengelolaan data kehadiran secara terintegrasi.
Copyrights © 2026