Kemiskinan dan keterbatasan akses ekonomi di kalangan perempuan perdesaan masih menjadi tantangan utama pemberdayaan masyarakat. Program Jatim Puspa hadir untuk memperkuat kapasitas usaha produktif perempuan graduasi Program Keluarga Harapan (PKH). Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan menganalisis implementasi Program Jatim Puspa di Desa Kaliwining, Jember, menggunakan model implementasi kebijakan David C. Korten yang menekankan kesesuaian antara program, organisasi pelaksana, dan penerima manfaat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi dengan informan purposif meliputi penerima manfaat, pendamping, aparatur desa, serta instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pendapatan, meringankan beban modal usaha, dan memperkuat kemandirian ekonomi. Namun, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal akibat ketidaksesuaian bentuk bantuan dengan kebutuhan spesifik penerima, minimnya keterampilan manajemen usaha, disparitas pemahaman mekanisme program, serta lemahnya koordinasi dan transparansi. Oleh karena itu, program ini memerlukan optimalisasi menyeluruh pada aspek analisis kebutuhan, pendampingan, pelatihan, sosialisasi, serta koordinasi lintas instansi.
Copyrights © 2026