Pencatatan keuangan yang akuntabel merupakan aspek penting dalam mewujudkan transparansi dan integritas pengelolaan organisasi masyarakat, termasuk organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pencatatan keuangan PKK di Jorong IV Kampuang, Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pengelolaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pengurus PKK, observasi langsung terhadap proses pencatatan keuangan, serta analisis deskriptif terhadap dokumen keuangan yang tersedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan keuangan masih dilakukan secara manual dengan format sederhana dan belum terstandarisasi, sehingga berdampak pada keterbatasan arus informasi keuangan kepada anggota dan pemangku kepentingan. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan tingkat transparansi dan akuntabilitas organisasi. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan dasar pengelolaan keuangan serta penyusunan format pencatatan keuangan yang terstandar guna meningkatkan akurasi, keteraturan, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan organisasi PKK. Accountable financial record-keeping is a crucial aspect of ensuring transparency and integrity in the management of community organizations, including the Family Welfare Empowerment Organization (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga/PKK). This study aims to analyze the financial record-keeping practices of PKK in Jorong IV Kampuang, Nagari Kamang Hilia, Kamang Magek District, and to identify the challenges encountered in its financial management. This study employs a qualitative approach using a case study method. Data were collected through interviews with PKK administrators, direct observation of the financial record-keeping process, and descriptive analysis of available financial documents. The findings indicate that financial records are still maintained manually using simple and non-standardized formats, which limits the flow of financial information to members and stakeholders. This condition has the potential to reduce the organization’s level of transparency and accountability. Therefore, basic financial management training and the development of standardized financial recording formats are necessary to improve the accuracy, organization, and accountability of financial management within the PKK organization
Copyrights © 2025