Jurnal Keperawatan Tropis Papua
Vol. 5 No. 2 (2022): DESEMBER 2022

KEJADIAN KONSTIPASI PADA LANSIA DI POST PELAYANAN TERPADU LANJUT USIA: THE INCIDENCE OF CONSTIPATION IN THE ELDERLY IN THE POST INTEGRATED SERVICE FOR THE ELDERLY

Helsa Adristi Fairus Shafa (Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang)
Edy Soesanto (Magister Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah)
Ernawati Ernawati (Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang)



Article Info

Publish Date
24 Dec 2022

Abstract

Konstipasi merupakan kondisi dimana feses mengeras sehingga susah dikeluarkan melalui anus dan menimbulkan rasa terganggu atau tidak nyaman pada rektum dan pada umumnya ditandai dengan frekuensi buang air besar yang rendah yaitu kurang dari 3 kali dalam 1 minggu. Konstipasi sering dialami oleh lansia karena adanya perubahan pada sistem pencernaan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kejadian konstipasi pada lansia. Desain penelitian ini adalah penelitian survey deskriptif yang dilakukan di Posyandu Lansia Adi Yuswa Kelurahan Kedungmundu Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada bulan Juli 2022. Subjek penelitian diambil menggunakan teknik non probability sampling dengan jenis purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 72 responden yang dinilai kejadian konstipasi menggunakan kuesioner Constipation Scoring System (CSS). Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat yang disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan presentase. Hasil penelitian menunjukkan umur responden yaitu paling banyak di rentang usia 60-74 tahun (86,1%), berjenis kelamin perempuan (68,1%), dan pekerjaan didominasi oleh ibu rumah tangga (43,1%). Sebagian besar lansia mengalami konstipasi (59,7%). Sebagian besar lansia mengalami frekuensi defekasi 1 kali seminggu (50%), mengalami kesulitan defekasi (51,4%), merasa tidak tuntas setelah defekasi (44,4%), kadang merasa nyeri/tidak nyaman pada perut (41,7%), defekasi selama 5-10 menit (45,8%), tidak menggunakan laksatif (80,6%), tidak berhasil defekasi selama 24 jam (30,6%), dan memiliki riwayat konstipasi 5-10 kali dalam 1 tahun (37,5%). Lansia perlu diberikan penyuluhan untuk memperbaiki gaya hidup terutama konsumsi makanan berserat, konsumsi air putih yang cukup serta meningkatkan aktivitas fisik.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jktp

Publisher

Subject

Description

Peer-reviewed, open-access journal publishing original research articles, systematic reviews, and nursing case studies in the field of nursing science and practice. Scientific coverage focuses on tropical nursing, with an emphasis on malaria, tuberculosis, dengue fever, and other neglected tropical ...