Persalinan sectio caesarea (SC) sering menyebabkan rasa sakit di perut karena sayatan operasi. Adanya keluhan nyeri setelah operasi adalah hal yang normal namun dapat berdampak pada kualitas tidur. Tidur diperlukan untuk memaksimalkan proses penyembuhan sehingga jika kualitas tidur terganggu maka akan menghambat proses penyembuhan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan intensitas nyeri dengan kualitas tidur pada pasien SC di ruang kebidanan RSU Sinar Kasih Tentena. Jenis penelitian ini bersifat analitis dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah pasien yang telah menjalani SC yang dilakukan pada 4-13 Agustus 2022 berjumlah 30 responden. Pengumpulan data menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan Sleep Quality Questionnaire (SQQ). Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden mengalami intensitas nyeri sedang (53,7%) dan kualitas tidur yang buruk (76,7%). Ada hubungan antara intensitas nyeri dengan kualitas tidur pasien SC di ruang kebidanan RSU Sinar Kasih Tentena (p= 0,005). Pihak Rumah sakit dapat memberikan penyuluhan terkait nyeri yang dirasakan oleh responden pasca operasi SC dan cara mengatasi nyeri yang timbul. Cesarean section (C-section) often causes abdominal pain due to the surgical incision. Postoperative pain complaints are normal but can affect sleep quality. Sleep is essential for maximizing the healing process, and poor sleep quality can hinder recovery. This study aims to determine the relationship between pain intensity and sleep quality in C-section patients in the maternity ward of RSU Sinar Kasih Tentena. This research is analytical with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 30 respondents who had undergone C-sections from August 4-13, 2022. Data collection was conducted using the Numeric Rating Scale (NRS) and the Sleep Quality Questionnaire (SQQ). Data were analyzed using the Spearman Rank test. The results showed that the majority of respondents experienced moderate pain intensity (53.7%) and poor sleep quality (76.7%). There is a relationship between pain intensity and sleep quality in C-section patients in the maternity ward of RSU Sinar Kasih Tentena (p = 0.005). The hospital, with its potential to empower patients through education, can provide valuable insights related to the pain experienced by respondents after a C-section and ways to manage the pain.
Copyrights © 2024