Diabetes mellitus gestasional (DMG) dapat berdampak fatal jika tidak ditangani dengan tepat, karena dapat merusak kesehatan ibu dan janin. Self-efficacy yang tinggi pada caregiver berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup ibu dengan DMG, karena mampu mendukung manajemen kesehatan ibu serta memberikan dukungan psikologis dan emosional yang lebih stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik caregiver dengan self-efficacy. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Tuban dengan menggunakan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 81 caregiver yang mendampingi ibu dengan DMG yang berkunjung ke Poli Hamil dan Puskesmas, yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan tingkat self-efficacy sebagian besar berada pada kategori tinggi (55,6%). Karakteristik caregiver yang berhubungan dengan self-efficacy adalah jenis kelamin (p= 0,033; OR 7,56 CI 95% 3,90 – 63,65), pendidikan (p= 0,046) dan penghasilan (p= 0,016; OR 3,67 CI 95% 1,22 – 10,99). Caregiver perempuan memiliki peluang 7,568 kali lebih besar untuk memiliki self-efficacy tinggi dibandingkan laki-laki. Caregiver dengan penghasilan ≥Rp 1.851.083 memiliki peluang 3,674 kali lebih besar untuk memiliki self-efficacy tinggi dibandingkan individu dengan penghasilan
Copyrights © 2024