Upaya Kesehatan Bersumberdaya Manusia merupakan wujud nyata peran serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan sebagai pemicu kegiatan pemberdayaan masyarakat, salah satunya adalah TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Anggapan bahwa obat dari bahan alam lebih aman dibandingkan dengan obat kimia tidaklah sepenuhnya benar karena hal tersebut harus dibuktikan melalui uji toksikologi dan uji klinis. Saat ini cukup banyak penelitian yang telah dilakukan untuk membuktikan adanya efek farmakologi bahan alam. Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) tidak hanya sebagai bumbu masakan dan obat, tetapi jika ditekuni dengan sepenuh hati akan memberi nilai kepuasan, bahkan sebagai penopang kehidupan. Penelitian kualitatif dengan metode ‘Individual’s life history’ pada satu keluarga yang telah memanfaatkan tanaman obat sejak lama. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengalaman satu keluarga yang berhasil memanfaatkan tanaman obat keluarga sebagai sumber pendapatan keluarga. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pengamatan dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan TOGA memerlukan pengetahuan, perjuangan untuk mengembangkan TOGA dan keinginan-keinginan. Pemanfaatan TOGA akan memberikan nilai ekonomis, nilai keindahan, dan nilai kepuasan.
Copyrights © 2021