Dalam kepribadian manusia terkandung sifat-sifat hewan dan sifat-sifat malaikat yang terkadang timbul pergulatan antara dua aspek kepribadian manusia tersebut. Adakalanya, manusia tertarik oleh kebutuhan dan syahwat tubuhnya, dan adakalanya ia tertarik oleh kebutuhan spiritualnya. Dalam Al-Qur’an kepribadian manusia disebut dengan potensi diri manusia dan adakalanya disebut dengan fitrah manusia yang dianugerahi oleh sang pencipta. Potensi tersebut kadang-kadang terdorong untuk melakukan hal-hal yang baik dan kadangkalanya melakukan perbuatan jahat tergantung dari bisikan mana yang datang, apakah itu nafsu atau akal yang mengarahkan. Dalam Al-Qur’an tipe kepribadian manusia terbagai kepada tiga, yaitu: Mukmin, Kafir dan Munafikun.
Copyrights © 2021