Pembelajaran al-Qur’an yang baik membutuhkan sebuah sistem yang mampu menjamin mutu bahwa setiap orang yang belajar al-Qur’an, bisa membaca al-Qur’an dengan baik dan benar. Salah satu metode yang tengah berkembang saat ini adalah metode Ummi, sehingga menarik untuk dikaji lebih mendalam lagi. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis manajemen pembelajaran al-Qur’an metode Ummi yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi di SDIT Al-Manar Bener Meriah dan SDIT Al-Manar Takengon. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif-kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun metode analisis data yang digunakan adalah dengan analisis data model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Perencanaan pembelajaran al-Qur’an metode Ummi berpedoman pada aturan-aturan yang telah ditetapkan Ummi Foundantion seperti menentukan target yang akan dicapai, desain posisi pembelajaran, model pembelajaran serta melakukan sertifikasi guru al-Qur’an metode Ummi. Kedua, Pengorganisasian dilakukan dengan menentukan durasi, menentukan jumlah siswa dalam kelompok, Ketiga, Pelaksanaan pembelajaran al-Qur’an metode Ummi merujuk pada tahapan pembelajaran yang telah ditetapkan Ummi Foundantion seperti mengelola kelompok berdasarkan jilid Ummi yang sedang dipelajari, menggunakan media atau alat peraga serta melaksanakan 7 tahapan pembelajaran. Keempat, Evaluasi pembelajaran dilakukan dengan cara: melaksanakan evaluasi hasil pembelajaran berupa evaluasi harian pada setiap akhir jam pelajaran Tahsin al-Qur‟an metode Ummi lalu melaksanakan evaluasi kenaikan jilid serta melakukan evaluasi berjenjang sebagai sarana komunikasi dan sarana evaluasi hasil capaian prestasi belajar Tahsin al-Qur’an siswa yang dilaporkan kepada wali murid siswa.
Copyrights © 2022