Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan pendekatan fenomenologis. Penelitian dilakukan di Dayah Modern Maqamam Mahmuda, Dayah Terpadu Dayah Terpadu Al-Azhar dan Dayah Terpadu Darul Amal. Sumber data primer penelitian ini adalah data yang diperoleh dari informan melalui pengamatan wawancara mendalam dengan pimpinan dayah, dayah dayah teungku dayah, serta sumber data sekunder yang diperoleh dari dokumen dan sumber data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas dayah di Aceh Tengah, khususnya Dayah Modern Maqamam Mahmuda, Dayah Terpadu Al-Azhar dan Dayah Terpadu Darul Amal, adalah kategori dayah modern/terpadu yang mengintegrasikan sistem pendidikan dayah tradisional dengan sistem pendidikan sekolah/madrasah. Dayah di Aceh Tengah memiliki karakteristik tersendiri dan program unggulan untuk memberikan pendidikan terbaik kepada siswa. Dayah Modern Maqamam Mahmuda memiliki ciri khas penguatan bahasa dan kewirausahaan, Dayah Terpadu Al-Azhar memiliki ciri khas nilai-nilai dayah tradisional yang identik dengan penguasaan buku klasik dan penerapan praktik dayah tradisional seperti suluk. Kemudian Dayah Terpadu Darul Amal memiliki ciri khas penguasaan ilmu Alquran (tilawatil Quran, tahsinul quran, qiraah sab'ah) sehingga melahirkan qari.'
Copyrights © 2022