Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kiprah Tgk Abdul Djalil terhadap Pendidikan Islam (PI) di Aceh Tengah untuk mendeskripsikan peluang dan hambatan Tgk Abdul Djalil terhadap Pendidikan Islam (PI) di Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah. Berdasarkan hasil peneitian dan pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa: 1. kiprah Tgk Abdul Djalil terhadap Pendidikan Islam di Aceh Tengah melalui menyebarkan Pendidikan Islam modernis yang istilah masyarakat Gayo disebut dengan kom mude, dengan tujuan untuk memerangi ajaran-ajaran animisme seperti singkretis, dan praktek perdukunan. Tgk Abdul Djalil yang dikenal sebagai ulama profesional, mahir dalam memberikan ceramah secara tegas dan lantang, yang menjadi salah satu keunggulannya adalah menjadikan masjid at-Taqwa sebagai pusat dakwah. Sehingga para jama’ah mendatangi masjid tersebut dari wilayah Aceh Tengah dan sekitarnya, Bener Meriah bahkan Gayo Lues. Sehingga Tgk. Abdul Djalil memberikan ceramah tidak mendatangi dari masjid satu ke masjid lainnya, sebagaiman yang dilakukan penceramah pada umumnya. Untuk menjalankan kiprahnya terhadap Pendidikan Islam, Tgk Abdul Djalil mendirikan sekolah PI, RA, MI, MA bahkan sampai perguruan tinggi. Selain itu, membuat amal usaha transportasi PT Aceh Tengah dan pedagang kain. Degan demikian, Pendidikan Islam yang dijalankan oleh Tgk. Abdul Djalil tidak hanya memfokuskan pada pendidikan dan proses belajar mengajar semata, melain menanamkan Pendidikan Islam dalam kegidupan organisasi, sekolah, sosial dan ekonomi. 2. Peluang dan hambatan Tgk Abdul Djalil terhadap Pendidikan Islam di Aceh Tengah, yang menjadi peluang adalah Tgk. Abdul Djalil memiliki wawasan ilmu pengetahuan, profesional, jaringan yang luas serta ekonomi yang memadai. Sedangkan hambatanya yaitu perselisihan idiologi antara kom tue dengna kom mude perselisihan tersebut berakibat pada terpecahnya dua kubu dalam kehidupan keagmaan masyarakat Gayo yang tidak dapat disatuaan hingga saat sekarang ini meskipun MPU Kabupaten Aceh Tengah berusaha menyatukan keduanya. Daan sika p fanatisme antara kedua, masih terjadi hingga saat sekarang ini.
Copyrights © 2022