Apakah penerapan paradigma pembelajaran berbasis masalah berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VII Mts. Zainul Ulum menjadi isu utama dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, siswa kelas VII di Mts. Zainul Ulum akan dinilai hasil belajarnya dalam ilmu sosial terkait dengan penerapan pendekatan pembelajaran berbasis masalah. Siswa kelas VII di Mts. Zainul Ulum dijadikan sebagai subjek penelitian. Ada dua kelompok: kelompok kontrol, yang terdiri dari 36 anak, dan kelompok eksperimen, yang terdiri dari 36 siswa. Kelompok eksperimen adalah kelompok yang diajar dengan pendekatan pembelajaran berbasis masalah (PBL), sedangkan kelompok kontrol adalah kelompok yang diajar secara tradisional. Penggunaan paradigma pembelajaran Problem Based Learning (PBL) melalui pembelajaran daring berdampak pada hasil belajar siswa, dapat disimpulkan berdasarkan temuan dan perdebatan penelitian. Hasil data deskriptif menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan hasil belajar siswa kelas VII MTs Zainul Ulum, dengan kelas eksperimen lebih sering menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) (rata-rata 83%) dibandingkan kelas kontrol. , yang tidak (dengan nilai rata-rata 63%). Nilai Sig (2-tailed) hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 0,000 0,05. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan teknik online tradisional untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas VII MTs Zainul Ulum secara signifikan (benar-benar) tidak efektif.
Copyrights © 2024