Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan kebiasaan keagamaan siswa yang tidak hanya dipengaruhi oleh program sekolah, tetapi juga oleh interaksi sosial dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk interaksi teman sebaya serta perannya dalam pembentukan kebiasaan keagamaan siswa di SMP Islam Darussalam Palangka Raya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi teman sebaya berlangsung dalam bentuk saling mengajak, mengingatkan, dan berpartisipasi bersama dalam kegiatan keagamaan. Interaksi tersebut berperan sebagai faktor sosial yang memperkuat terbentuknya kebiasaan keagamaan siswa, meskipun tidak bersifat mutlak karena tetap dipengaruhi oleh kesadaran dan motivasi pribadi.
Copyrights © 2026