Penelitian ini berangkat dari keprihatinan di kalangan akademisi mengenai sejauh mana keselarasan antara tujuan pembelajaran, aktivitas belajar, dan penilaian dalam penerapan Kurikulum Merdeka, khususnya untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat sekolah dasar. Kurikulum Merdeka memberi kebebasan kepada guru dalam merancang proses belajar mengajar, tetapi hal ini juga menghadirkan tantangan terkait kemampuan guru untuk menetapkan tujuan pembelajaran yang jelas, terukur, dan sesuai dengan praktik pembelajaran di kelas. Ketidaksesuaian antara tujuan pembelajaran dengan aktivitas dan penilaian dapat mengurangi efektivitas proses pendidikan serta pencapaian kompetensi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana guru PAI mengimplementasikan tujuan pembelajaran dalam penyesuaian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mengikuti Kurikulum Merdeka di SD Negeri 8 Talang Kelapa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan penelitian kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa upaya guru PAI dalam mendefinisikan tujuan pembelajaran sudah dilakukan melalui penyusunan RPP yang berdasar pada prinsip Kurikulum Merdeka, namun masih ada beberapa tantangan dalam menyelaraskan tujuan pembelajaran dengan aktivitas dan penilaian yang dilakukan. Sebagai kesimpulan, penting untuk terus meningkatkan keselarasan antara tujuan pembelajaran, aktivitas belajar, dan penilaian melalui penguatan kemampuan guru dalam merencanakan pembelajaran agar pelaksanaan Kurikulum Merdeka dapat lebih efektif dan maksimal.
Copyrights © 2026