Terorisme masih merupakan tindak kejahatan yang menarik dibicarakan hingga hari ini. Bukan hanya karena kerugian yang dihasilkannya, namun karena terma ini selalu mengarah kepada kelompok yang sama,yaitu Islam. Tragedi WTC pada tahun 2001 menjadi gerbang sejarah untuk melekatkan slogan-slogan terorisme di tubuh Islam. Hingga sampai saat ini, hal tersebut masih menjadi sebuah topik yang hangat untuk dilemparkan media kepada khalayak umum, seolah meyakinkan semua orang bahwa Islam adalah terorisme. Tindakan ini seakan diamini pula oleh umat Islam sendiri. Perselisihan dalam tubuh Islam akibat pluralitas penafsiran, melahirkan orang-orang yang memiliki fanatisme yang berlebihan terhadap suatu kelompok. Dari sini lah kemudian lahir pengkafiran-pengkafiran yang mereka asumsikan sebagai bentuk loyalitas terhadap suatu kelompok, dan penentangan terhadap pemikiran yang berseberangan ataupun berbeda dengan kelompok mereka. Hal yang perlu diperhatikan bahwa loyalitas sebatas dalam hal yang diwajarkan adalah dibenarkan. Namun ketika loyalitas itu menjelma menjadi sebuah perebutan hak hidup, serta intimidasi-intimidasi yang berujung pada segala tindakan yang merugikan orang lain baik dari segi materi maupun nnon-materi, maka oleh publik itu sudah cukup dinamai sebagai tindakan terorisme.
Copyrights © 2022