Penyakit airborne masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat, terutama di wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi. Manuskrip ini membahas pengembangan SEPA (Simulator Epidemi Penyakit Airborne), yaitu aplikasi interaktif berbasis agent-based modeling untuk edukasi kesehatan masyarakat dan simulasi epidemi. Aplikasi ini menyediakan skenario tata kota, pemodelan imunitas dinamis, serta visualisasi real-time untuk membantu pengguna memahami proses penularan penyakit dan dampak intervensi, seperti vaksinasi dan pembatasan mobilitas. SEPA dikembangkan menggunakan pendekatan evolutionary prototyping dan diuji melalui lebih dari 500 iterasi simulasi selama empat tahun. Validasi oleh 15 ahli kesehatan masyarakat dan epidemiologi menghasilkan skor rata-rata 4,3 dari 5, yang menunjukkan bahwa aplikasi ini sangat valid, relevan, dan layak digunakan sebagai media edukasi. SEPA dapat menjadi alat praktis untuk meningkatkan literasi kesehatan digital dan mendukung kesiapsiagaan epidemi berbasis bukti di tingkat komunitas.
Copyrights © 2026