Di Magetan Jawa Timur atau tepatnya di Pesantren Sabilil Mustaqim (PSM) Pusat Takeran, Mendiknas Mohammad Nuh menyatakan bahwa berdasakan evaluasi yang dilaksanakan terhadap berbagai sistem evaluasi yang pernah dilaksanakan di Indonesia semenjak tahun 1972 maka Ujian Nasional (Unas) merupakan metode yang paling baik sebagai standarisasi kelulusan siswa sekolah.        Selanjutnya beliau menyatakan atas hasil evaluasi itulah maka peme-rintah bertekad (setidak-tidaknya) tahun ini akan tetap menjalankan Unas di sekolah; apalagi persiapan untuk menjalankan Unas sudah dilakukan jauh hari sebelumnya seperti pembuatan aturan main, pembuatan soal, penggan-daan soal, dan distribusi soal. Bahkan sistem sosialisasi akan dijalankannya Unas pun sudah dilakukan.        Persoalan Unas muncul kembali setelah keluarnya keputusan MA yang tidak âmerekomendasiâ dijalankannya Unas di Indonesia. Silang pendapat tentang Unas pun kembali meramaikan dunia pendidikan nasional sampai akhirnya Presiden SBY merasa perlu turun tangan.Â
Copyrights © 2010