Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fraud Diamond (yang terdiri dari Pressure, Opportunity, Rationalization, dan Capability), M-Score, serta Capital Turnover terhadap kecurangan laporan keuangan pada PT Indofarma yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan kuartalan dan laporan tahunan perusahaan. Data yang sudah dikumpulkan diolah menggunakan Microsoft Office LTSC Standard 2021 serta EViews12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel M-Score, Pressure, dan Opportunity berpengaruh positif signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. Sebaliknya, Rationalization, Capability, dan Capital Turnover berpengaruh negatif signifikan. Temuan ini mendukung kerangka Agency Theory, di mana kecurangan muncul sebagai akibat dari tekanan manajerial, peluang yang tersedia, serta lemahnya pengawasan dan integritas agen dalam menjalankan perannya. Dengan demikian, Fraud Diamond dan Capital Turnover merupakan alat yang relevan dalam mendeteksi dan memitigasi risiko kecurangan laporan keuangan.
Copyrights © 2026