Perkembangan dalam sector ekonomi digital telah menghasilkan perubahan mendasar ddalam cara konsumsi dan preferensi belanja masyarakat di Indonesia. Kajian ini memiliki tujuan untuk melakukan analisis menyeluruh tentang perubahan perilaku belanja online, dampak factor sosial dan budaya, literasi keuangan digital. Fokus kasus studi ini adalh bagaimana akses internet, kemajuan teknologi mobile, dan percepatan digitalisasi setelah pandemic covid-19 membentuk pola konsumsi baru dari kalangan masyarakat. Metode studi kepustakaan di gunakan dalam penelitian ini, dengan mengkaji berbagai jurnal, buku, laporan industry, dan dokumen. Pendekatan ini dilakukan untuk memperoleh wawasan yang lebih dalam mengenai teren pergeseran konsumsi, kontribusi ekonomi digital dalam pertumbuhan ekonomi, serta dampaknya pada pelaku usaha, terutama pelaku usaha kecil menengah. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa e-commerce telah menjadi saluran utama untuk aktivitas konsumsi di masyarakat, dengan adanya peningkatan yang signifikan dalam niali transaksi dan Gross merchandise value (GMV). Pergeseran dalam perilaku belanja dipengaruhi oleh meningkatnya pemakaian smartphone, kemudahan layanan digital, serta munculnya format belanja baru seperti live commerce dan social commerce. Penelitian ini juga menemukan bahwa ekonomi digital memeberikan dampak positif terhadap peningkatanm inklusi ekonomi, perluasan akses pasar, dan pemberdayaan UMKM. Namun demikian, sejumalah tantangan masih ada, termasuk ketidak merataan aksaes internet, rendahnya tingkat literasi keuangan digital, resiko keamanan data, serta kebutuhan untuk regulasi yang lebih responsive. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa transformasi ekonomi digital tidak hanya mengubah metode belanja masyarakat, tetapi juga memerlukan kebijakan dan Pendidikan yang mampu menciptakan ekosistem digital yang aman, inklusif, dan keberlanjutan.
Copyrights © 2026