Keterbacaan laporan tahunan merupakan salah satu indikator penting dalam menilai transparansi dan kualitas pelaporan perusahaan kepada para pemangku kepentingan. Berbagai faktor tata kelola seperti dewan direksi, dewan komisaris, serta kondisi kinerja perusahaan dapat memengaruhi tingkat keterbacaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh direksi independen, usia direksi, dewan komisaris dan profitabilitas terhadap keterbacaan laporan tahunan. Populasi pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2023-2024. Penelitian ini menggunakan 160 data amatan yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data di analisis menggunakan regresi data panel dengan bantuan software Stata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dewan komisaris dan profitabilitas memiliki pengaruh positif terhadap keterbacaan laporan tahunan. Sebaliknya, direksi independen dan usia direksi tidak menunjukkan pengaruh terhadap keterbacaan laporan tahunan.
Copyrights © 2026