Penelitian ini mengkaji pengaruh pengungkapan lingkungan terhadap sensitivitas investasi dengan pembiayaan bank sebagai variabel mediasi pada perusahaan terdaftar dalam Jakarta Islamic Index 70 (JII70). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling -Partial Least Square (SEM-PLS). Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan dan laporan keber;anjutan perusahaan JII70. Environmental disclosure dihitung dengan menggunakan indikator Global Reporting Initiative (GRI) 300 sebagai variabel independen, sensitivitas investasi sebagai variabel dependen dan pinjaman bank sebagai variabel mediasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengungkapan lingkungan berpengaruh negatif signigfikan terhadap sensitivitas investasi. Selain itu, pengungkapan lingkungan juga berpengaruh negatif signifikan teradap pinjaman bank. Variabel pinjama bank terbukti memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap sensitivitas investasi, yang menunjukkan perannya dalam mengurangi volatilitas investasi. Namun demikian, hasil analisis mediasi menunjukkan bahwa pinjaman bank tidak dapat memediasi secara signifikan hubungan antara pengungkapan lingkungan dan sensitivitas investasi, sehingga pengaruh pengungkapan lingkungan terhadap sensitivitas inevestasi lebih banyak terjadi langsung. Kesimpulan dan saran: temuan ini, menunjukkan bahwa perusahaan didorong untuk meningkatkan kualitas pengungkapan lingkungan guna mendukung stabilitas investasi, sementara lembaga keuangan dapat mempertimbangkan informasi lingkungan sebagai faktor pelengkap dalam penilaian kredit dan pengambilan keputusan pembiayaan.
Copyrights © 2026