Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mekanisme psikologis yang mendorong perilaku konsumsi berkelanjutan pada Generasi Z dengan meneliti peran green self-identity, perceived natural content, dan perceived greenwashing melalui consumer hope, serta mempertimbangkan environmental knowledge sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 270 konsumen Generasi Z yang pernah berbelanja di Hokky Supermarket Surabaya. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa green self-identity dan perceived natural content berpengaruh positif dan signifikan terhadap consumer hope, sedangkan perceived greenwashing berpengaruh negatif dan signifikan. Selain itu, consumer hope terbukti memiliki pengaruh positif terhadap perilaku konsumsi berkelanjutan. Namun, environmental knowledge tidak ditemukan memoderasi maupun memediasi hubungan antara persepsi konsumen dan consumer hope. Sementara penelitian sebelumnya lebih menekankan pada peran faktor kognitif dalam konsumsi berkelanjutan, penelitian ini memperluas literatur dengan menyoroti peran emosi prospektif, khususnya consumer hope, sebagai mekanisme kunci yang menghubungkan persepsi konsumen dengan perilaku aktual. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi peritel dan pemasar dalam merancang strategi keberlanjutan yang autentik guna mendorong perilaku konsumsi berkelanjutan di kalangan Generasi Z.
Copyrights © 2026