Usaha kue rumahan yang berbasis pesanan semakin menjamur di era digital ini, tapi sayangnya banyak yang masih belum paham soal pengelolaan keuangan yang benar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mengambil contoh kasus usaha snack kue singkong Pelangi milik Ibu Mailana, Ciputat Timur. Ternyata, selama ini Bu Mailana menjual kuenya Rp2.500 per mika tanpa tahu kalau biaya produksinya sebenarnya Rp2.160. ini artinya ibu mailana hanya mendapatkan keuntungan yang sangat tipis setiap kali produksi! Kami kemudian memberikan contoh kegiatan tentang cara menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) pakai metode full costing seperti yang dijelaskan Mulyadi (2016). Hasilnya cukup mengejutkan: setelah paham cara hitung biaya yang benar, harga jualnya disesuaikan jadi Rp2.600 per mika dengan keuntungan 20%. Yang lebih penting lagi, Bu Mailana sekarang punya sistem pencatatan yang rapi dan pemahaman keuangan yang jauh lebih baik. Pengalaman ini membuktikan bahwa UMKM benar-benar perlu diberdayakan lewat edukasi manajemen usaha supaya bisnisnya bisa bertahan lama dan ekonomi keluarga jadi lebih kuat.Kata kunci : Harga Pokok Produksi, UMKM, Snack Kue Rumahan, Full Costing, Usaha Pesanan
Copyrights © 2025