Renata Aura Faatihah
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI SHOPEE SEBAGAI SALAH SATU MARKETPLACE TERBESAR Muhammad Fikra Ilyasa; Humaira Dhiya Wijayanti; Agnia Melani; Renata Aura Faatihah; Rahmadanti Atha Yumna
Media Riset Bisnis Manajemen Akuntansi Vol 2, No 2 (2026): Media Riset Bisnis Manajemen Akuntansi
Publisher : Taksasila Edukasi Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71312/mrbima.v2i2.768

Abstract

In the era of online shopping, increasing internet usage has significantly influenced the development of the e-commerce industry in Indonesia. This study aims to determine the impact of e-commerce, particularly on the Shopee marketplace, the most popular buying and selling platform in Indonesia. The method used was a literature review, reviewing the results and opinions of several previous studies as a theoretical basis.The results indicate that Shopee has successfully become a major leader in the Indonesian e-commerce market. With the right strategy, Shopee has been able to build an image as the largest and most popular marketplace. Shopee focuses on customer satisfaction by providing quality products, secure transactions, and affordable prices. Shopee's success is not only due to public interest in online shopping but also to the company's efforts to provide the best shopping experience for its users.Kata Kunci: E-commerce, Shopee, Online Buying and Selling, Marketplace
STRATEGI PENYUSUNAN BISNIS SEBAGAI LANGKAH PENGEMBANGAN USAHA MINUMAN ES TELANG Amin Dwi Kurniawan; Humaira Dhiya Wijayanti; Agnia Melani; Renata Aura Faatihah; Maulana Hakim; Rafi Arya Putra; M. Zidan Fadilah
Media Resonansi Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 2 (2025): Media Resonansi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Taksasila Edukasi Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk merancang, melaksanakan dan mengevaluasi kelayakan usaha minuman es telang. Data diperoleh melalui wawancara dan kajian Pustaka. Analisis dilakukan dari berbagai sisi, seperti pemasaran, operasional, sumber daya manusia, kelayakan menggunakan model tommons, manajemen risiko, serta aspek hukum. Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha es telang memiliki potensi inovatif dalam menarik minat konsumen, terutama melalui penerapan teknologi digital seperti sistem pembayaran QRIS yang dapat meningkatkan kenyamanan dan loyalitas pelanggan. Proses kewirausahaan yang terencana dengan baik berperan penting dalam mengenali peluang dan tantangan bisnis. Dari sisi hukum, pelaku usaha es telang perlu mematuhi peraturan yang berlaku agar kegiatan usaha berjalan lancer. Risiki yang munkin muncul antara lain fluktuasi harga bahan baku dan perubahan selera konsumen terhadap tren minuman. Oleh karena itu, strategi pengendalian risiko yang tepat diperlukan agar kinerja keuangan dan keberlanjutan usaha tetap terjaga. kegiatan ini juga memberikan rekomendasi bagi pelaku usaha es telang untuk terus meningkatkan mutu produk, memperkuat strategi pemasaran, serta menjalin kemitraan yang saling menguntungkan guna mencapai tujuan jangka Panjang.Kata kunci : perencanaan, bisnis, minuman, es telang
PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI USAHA SINGKONG PELANGI KUE RUMAHAN SKALA PESANAN IBU MAILANA Ismi Fauziah; Renata Aura Faatihah; Mochammad Ariel Ilham
Media Resonansi Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 2 (2025): Media Resonansi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Taksasila Edukasi Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha kue rumahan yang berbasis pesanan semakin menjamur di era digital ini, tapi sayangnya banyak yang masih belum paham soal pengelolaan keuangan yang benar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mengambil contoh kasus usaha snack kue singkong Pelangi milik Ibu Mailana, Ciputat Timur. Ternyata, selama ini Bu Mailana menjual kuenya Rp2.500 per mika tanpa tahu kalau biaya produksinya sebenarnya Rp2.160. ini artinya ibu mailana hanya mendapatkan keuntungan yang sangat tipis setiap kali produksi! Kami kemudian memberikan contoh  kegiatan tentang cara menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) pakai metode full costing seperti yang dijelaskan Mulyadi (2016). Hasilnya cukup mengejutkan: setelah paham cara hitung biaya yang benar, harga jualnya disesuaikan jadi Rp2.600 per mika dengan keuntungan 20%. Yang lebih penting lagi, Bu Mailana sekarang punya sistem pencatatan yang rapi dan pemahaman keuangan yang jauh lebih baik. Pengalaman ini membuktikan bahwa UMKM benar-benar perlu diberdayakan lewat edukasi manajemen usaha supaya bisnisnya bisa bertahan lama dan ekonomi keluarga jadi lebih kuat.Kata kunci : Harga Pokok Produksi, UMKM, Snack Kue Rumahan, Full Costing, Usaha Pesanan