Jenis penelitian yang digunakan dalam desain ini adalah penelitian kuantitatif, yaitu desain yang menggunakan berbagai teknik, seperti penelitian observasional, untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan mengklasifikasikan data. Lokasi dan waktu perancangan Desain dilaksanakan pada ruas Jalan Ampel-Bantarwal sepanjang ±4 km. Masa persiapan tugas besar siklus pengerasan jalan adalah ±4 bulan. Peta situs desain. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif yang mendeskripsikan, menganalisis, dan mengkategorikan data dengan menggunakan berbagai metode, termasuk penelitian observasi. Waktu dan tempat penelitian ini dilakukan di ruas Jalan Ampel – Bantarwaru panjang ruas jalan ± 4 Km. Waktu pembuatan Tugas Besar Mata Kuliah Perkerasan Jalan Yaitu ± 4 bulan. Perkerasan jalan terdiri dari satu atau beberapa lapisan material yang dipadatkan di atas material dasar. Aspal adalah bahan utama yang digunakan dalam perkerasan lentur. Beton adalah bahan utama perkerasan jalan yang terbuat padat dibuat dari campuran semen portland, pasir, kerikil, dan material tambahan. Menurut evaluasi dan perhitungan pemadatan yang kuat. Dari sini jelas bahwa metode pemadatan semen-beton digunakan dalam desain struktur ini, dan bentuk pemadatan yang digunakan adalah bentuk pemadatan yang memiliki tulangan kontinu dengan menggunakan tulangan sebagai pengganti beton yang panjang. Beton jenis k-350 dengan tebal 200 cm diaplikasikan pada lapisan pondasi terbawah. Tulangan terbuat dari kawat, BJTP-24 ⌀ 33 dengan spasi 300 mm, tulangan memanjang (dowel), dan tulangan horizontal BJTD-32 ⌀ 16 dengan spasi 750 mm. Patuhi panduan untuk pembuatannya.
Copyrights © 2024