Jalan adalah bagian penting dari infrastruktur transportasi di suatu negara, memungkinkan mobilitas orang dan barang. Jalan berperan penting dalam perekonomian dan kehidupan sehari-hari, memungkinkan akses ke pekerjaan, pendidikan, layanan kesehatan, dan berbagai kegiatan social. Di Indonesia, banyak jalan yang dibangun dengan perkerasan yang tidak memenuhi standar, menyebabkan jalan-jalan ini rentan mengalami kerusakan dalam waktu singkat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kombinasi antara metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif digunakan untuk mendalami fenomena yang diteliti melalui wawancara dan observasi mendalam. Data primer diperoleh langsung dari lokasi survei, mencakup informasi seperti volume lalu lintas dan tingkat kerusakan jalan selama beberapa tahun terakhir. Sementara itu, data sekunder berasal dari studi literatur, jurnal penelitian, dan sumber terkait lainnya yang relevan dengan topik penelitian. Kesimpulan yang diperoleh pada penelitian ini yang dapat diambil menegnai Evaluasi tingakt kerusakan pada Jalan Raya Jatiwangi-Cigasong ini terdpaat berbagai macam kerusakan. Diantaranya berlubang, adanya rek=tak yang halus, dan terakhir adanya retak buaya. Sehingga pada penelitian ini dapat disimpulkan harus memakai overlay dengan tujuan untuk kondidi yang tidak mengurangi kenyamanan pengendara di sekitar. Overlay sendiri menggunakan 0,40 dengan memakai jenis Laston MS 744. Dengan umur rencana 5 tahun sehingga mempunyai hasil 3,89 cm.
Copyrights © 2024