Ekosistem mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan dan mitigasi perubahan iklim, namun mengalami tekanan akibat aktivitas manusia. Salah satu kawasan dengan potensi mangrove yang besar adalah Teluk Saleh di Pulau Sumbawa, yang menghadapi tantangan degradasi lingkungan dan sedimentasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk (1) merehabilitasi ekosistem mangrove secara partisipatif di Desa Teluk Santong, Kecamatan Plampang, serta (2) meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai pentingnya konservasi lingkungan pesisir. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui edukasi konservasi dan penanaman mangrove yang dilaksanakan pada Mei 2026. Edukasi diberikan kepada 70 siswa kelas 4–6 SDN Teluk Santong dengan metode interaktif, sedangkan kegiatan penanaman melibatkan 358 peserta dari berbagai unsur masyarakat.. Hasil kegiatan menunjukkan sebanyak 9.000 bibit mangrove jenis Rhizophora sp. berhasil ditanam pada dua titik lokasi, adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap materi konservasi ditandai dengan 67% pertanyaan yang diajukan dapat dijawab dengan benar, tingginya partisipasi masyarakat, serta keberhasilan pelaksanaan program. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam rehabilitasi ekosistem pesisir serta membangun kesadaran lingkungan sejak dini sebagai upaya mendukung perikanan berkelanjutan dan mitigasi perubahan iklim.
Copyrights © 2026