Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad
Vol 11, No 1 (2026): Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian

PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI DI PERKOTAAN DALAM PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA

Budiawati, Yeni (Unknown)
Wardani, Suci Melia (Unknown)
Mulyati, Sri (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2026

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) D’Shafa di wilayah perkotaan dalam meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga. Penelitian dilakukan di Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi yang melibatkan 30 responden yang merupakan anggota KWT D’Shafa. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pemberdayaan perempuan, yang diukur menggunakan Women Empowerment in Agriculture Index (WEAI), sedangkan variabel dependen adalah ketahanan pangan rumah tangga, yang diukur menggunakan Food Insecurity Experience Scale (FIES). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pemberdayaan yang dilakukan KWT meliputi urban farming dan usaha katering rumahan, yang memberikan dampak positif terhadap pendapatan dan ketersediaan pangan rumah tangga. Namun, berdasarkan analisis regresi logistik biner, pemberdayaan yang dilakukan tidak menunjukkan pengaruh signifikan—baik secara simultan maupun parsial—dalam meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga. Hasil ini sesuai dengan kondisi lapangan, di mana sebagian besar rumah tangga tidak sepenuhnya bergantung pada hasil pemberdayaan untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka. Penelitian ini menegaskan bahwa meskipun pemberdayaan perempuan di sektor pertanian perkotaan memiliki potensi dalam memperkuat ekonomi rumah tangga, diperlukan strategi yang lebih intensif dan berkelanjutan untuk mencapai ketahanan pangan yang optimal. Selain itu, dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan mitra terkait dalam bentuk pelatihan, permodalan, dan jejaring usaha menjadi penting untuk memperkuat dampak pemberdayaan secara menyeluruh.Kata kunci: Kelompok Wanita Tani, Ketahanan Pangan, Pemberdayaan, FIES, WEAI.Abstract This study aims to analyze the empowerment of the D'Shafa Women Farmers Group (Kelompok Wanita Tani/KWT) in urban areas in enhancing household food security. The research was conducted in Malaka Sari Sub-district, Duren Sawit District, East Jakarta, using a descriptive quantitative approach. Data were collected through questionnaires, interviews, and observations involving 30 respondents who are members of the D'Shafa KWT. The independent variabel in this study is women's empowerment, measured using the Women Empowerment in Agriculture Index (WEAI), while the dependent variabel is household food security, assessed through the Food Insecurity Experience Scale (FIES). The findings indicate that empowerment activities conducted by the KWT include urban farming and home-based catering businesses, which positively impact household income and food availability. However, based on binary logistic regression analysis, the empowerment carried out did not show a significant effect—neither simultaneously nor partially—on improving household food security. This result aligns with field conditions, where most households are not fully reliant on the empowerment outcomes to meet their food needs. This research highlights that while women's empowerment in the urban agricultural sector holds potential for strengthening household economies, it requires more intensive and sustainable strategies to optimally achieve food security outcomes. Keywords: women farmers group, food security, empowerment, FIES, WEAI

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

agricore

Publisher

Subject

Description

Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Padjadjaran. Diterbitkan Atas Kerjasama Program Studi Agribisnis dan Departemen Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Unpad Dengan PERHEPI Komisariat Bandung ...