Perkembangan teknologi digital membawa manfaat sekaligus tantangan, khususnya bagi anak usia dini yang semakin terbiasa menggunakan gawai. Screen time berlebihan terbukti dapat berdampak negatif terhadap perkembangan fisik, kognitif, sosial, dan emosional anak, termasuk gangguan tidur, obesitas, serta keterlambatan bicara. Kondisi ini menjadi isu penting di Kelurahan Kandang Limun, Kota Bengkulu, di mana edukasi mengenai bahaya screen time belum pernah diberikan secara sistematis kepada anak-anak maupun pendidik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak usia dini mengenai bahaya screen time berlebih serta pentingnya pola hidup sehat digital. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif melalui media presentasi, video edukatif, permainan, dan flyer sederhana yang ramah anak. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan dalam pemahaman anak mengenai dampak screen time berlebih. Selain itu, dihasilkan materi edukasi visual yang dapat digunakan kembali oleh lembaga PAUD dan TK sebagai bentuk keberlanjutan program. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya kolaborasi berkelanjutan antara sekolah, orang tua, dan institusi pendidikan tinggi dalam membentuk ekosistem digital sehat guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal di era digital.
Copyrights © 2026