Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ekspresi batin pengarang dalam cerpen Beri Sehari Saja karya Nuy Nagiga serta mengkaji relevansinya dalam pembelajaran apresiasi sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis dan pendekatan ekspresif berdasarkan teori M. H. Abrams. Data penelitian berupa kutipan-kutipan dalam cerpen yang mengandung ekspresi batin, seperti kerinduan, pengabaian, kehilangan, penyesalan, dan kasih sayang terhadap sosok ibu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspresi batin pengarang diwujudkan melalui tokoh dan peristiwa yang dibangun secara bertahap, sehingga menghasilkan dinamika emosional yang kuat. Selain itu, cerpen ini memiliki relevansi yang tinggi dalam pembelajaran apresiasi sastra di SMA karena mampu mengembangkan aspek afektif, meningkatkan empati, serta menumbuhkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menghargai hubungan keluarga. Dengan demikian, cerpen Beri Sehari Saja layak dijadikan sebagai alternatif bahan ajar dalam pembelajaran sastra yang kontekstual dan bermakna.
Copyrights © 2026