Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika, akibat perbedaan kemampuan, minat, dan kebutuhan belajar yang belum terakomodasi secara optimal dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran diferensiasi menggunakan model Investigasi Kelompok (Group Investigation) terhadap hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas X Tata Busana A sebagai kelas kontrol dan kelas X Tata Busana B sebagai kelas eksperimen, masing-masing berjumlah 36 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, N-Gain, dan Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,57 dan kelas kontrol sebesar 0,37, yang menunjukkan peningkatan hasil belajar lebih tinggi pada kelas eksperimen. Hasil Independent Sample t-Test memperoleh nilai signifikansi 0,000 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas. Dengan demikian, pembelajaran diferensiasi menggunakan model Investigasi Kelompok efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika di SMK Negeri 1 Kersana.
Copyrights © 2026