Penelitian ini mengevaluasi aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada lini produksi Front Fork Assy di PT Kayaba Indonesia untuk menekan angka kecelakaan dan menjaga stabilitas produktivitas. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan semi-kuantitatif melalui metode Hazard and Operability Study (HAZOP), data dihimpun dari observasi, wawancara, serta dokumen internal perusahaan. Tahapan analisis meliputi penentuan node, pelacakan deviasi kerja, dan penilaian risiko berdasarkan tingkat keseringan serta dampaknya. Hasil kajian menunjukkan adanya potensi bahaya yang bervariasi (rendah hingga tinggi) dipicu oleh faktor pekerja, mesin, metode, dan lingkungan. Untuk memitigasi risiko tersebut, dirumuskan rekomendasi berupa revisi prosedur kerja, disiplin APD, pelatihan berkala, dan pengawasan ketat. Penelitian menyimpulkan bahwa HAZOP menjadi instrumen yang efektif dan sistematis dalam meningkatkan standar keselamatan di industri manufaktur.
Copyrights © 2026