Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Potensi Bahaya Menggunakan Metode HAZOP Pada Proses Front Fork Assy Galih Dharma Putra Kurniawan; Syarah Rizkia Feriaty; Rudy Effendi Listyanto
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.765

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada lini produksi Front Fork Assy di PT Kayaba Indonesia untuk menekan angka kecelakaan dan menjaga stabilitas produktivitas. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan semi-kuantitatif melalui metode Hazard and Operability Study (HAZOP), data dihimpun dari observasi, wawancara, serta dokumen internal perusahaan. Tahapan analisis meliputi penentuan node, pelacakan deviasi kerja, dan penilaian risiko berdasarkan tingkat keseringan serta dampaknya. Hasil kajian menunjukkan adanya potensi bahaya yang bervariasi (rendah hingga tinggi) dipicu oleh faktor pekerja, mesin, metode, dan lingkungan. Untuk memitigasi risiko tersebut, dirumuskan rekomendasi berupa revisi prosedur kerja, disiplin APD, pelatihan berkala, dan pengawasan ketat. Penelitian menyimpulkan bahwa HAZOP menjadi instrumen yang efektif dan sistematis dalam meningkatkan standar keselamatan di industri manufaktur.
Analisis Penyebab Terjadinya Penurunan Kualitas Pada Proses Cutting Menggunakan Metode Six Sigma Abdul Azis; Syarah Rizkia Feriaty; Rudy Effendi Listyanto
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab terjadinya penurunan kualitas pada proses cutting di PT Eunsung Indonesia menggunakan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Permasalahan yang terjadi ditandai dengan meningkatnya jumlah produk cacat (NG) dan menurunnya output produksi selama periode Juli–September 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah defect meningkat dari 170 unit menjadi 330 unit, sedangkan output produksi menurun dari 6.200 unit menjadi 5.520 unit. Pada tahap Define digunakan SIPOC dan Critical to Quality (CTQ) untuk mengidentifikasi karakteristik kualitas utama. Tahap Measure dilakukan dengan pengukuran tingkat defect dan analisis data produksi. Tahap Analyze menggunakan diagram Pareto dan Fishbone untuk mengetahui akar penyebab masalah yang berasal dari faktor manusia, mesin, metode, material, dan lingkungan kerja. Tahap Improve menghasilkan usulan perbaikan berupa pelatihan operator, preventive maintenance mesin, dan perbaikan SOP kerja. Tahap Control dilakukan melalui pengawasan berkala agar kualitas produksi tetap terjaga dan berkelanjutan.
Analisis Perbaikan Produktifitas Departemen Assembly Line Dengan Metode Tpm Dan Six Big Loss (Studi Kasus Pt Xxx Karawang Indonesia) Rudy Effendi Listyanto; Ikhsan Romli; Dwi Indra Prasetya; Siti Rahayu; Nasrikun Nurhalim
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (Juli - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jsmd.v4i2.993

Abstract

PT XXX adalah perusahaan manufaktur dengan salah satu hasil produksinya berupa sparepart mesin cetak digital. Pada salah satu tahapan proses produksi ditemukan masalah belum tercapainya target produksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas Departemen Assembly Line PT XXX dan faktor yang memengaruhi belum tercapainya target yang ditetapkan serta memberikan alternatif usulan perbaikan untuk mengurangi losses. Metode yang digunakan adalah menggunakan konsep Total Productive Maintenance (TPM) dengan menganalisis nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses. Hasil penelitian menunjukkan perbaikan rata-rata nilai persentase Overall Equipment Effectiveness setelah dilakukan analisis dan improvement terhadap hal-hal yang menyebabkan tingginya nilai Six Big Losses pada mesin. Usulan-usulan perbaikan diberikan untuk bisa menurunkan nilai Six Big Losses guna menaikkan nilai OEE dari mesin di departemen assembly line. Naiknya nilai OEE berdampak pada produktivitas yang akan bertambah.