Lahan pascatambang sering kali meninggalkan dampak lingkungan yang signifikan, sehingga pemanfaatannya untuk kegiatan produktif seperti peternakan menjadi penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial dari program Peternakan Sapi Terpadu (PESAT) yang dikembangkan oleh PT Kaltim Prima Coal di lahan pascatambang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period. Hasil analisis menunjukkan bahwa NPV sebesar Rp593.026.985,86, Net B/C ratio 1,59, dan IRR 32,83% menunjukkan bahwa usaha ini layak untuk dijalankan. Selain itu, Payback Period yang diperoleh adalah 1 tahun 7,7 bulan, yang lebih cepat dari masa ekonomis ternak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program PESAT tidak hanya layak secara finansial, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar
Copyrights © 2026