Jurnal Administrasi Publik
Vol 4, No 9 (2016)

PERUBAHAN PROSEDUR PENGGUNAAN ANGGARAN SETELAH KELURAHAN MENJADI SKPD (Studi pada Kantor Kelurahan Lowokwaru Kota Malang)

Saputra, Nur Risqi (Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya, Malang)



Article Info

Publish Date
08 Feb 2017

Abstract

  Abstract Change Of Procedure Usage Of Budget After Sub-District Become SKPD. ( Study At Office Sub-District Of  Lowokwaru Malang City). This research use research type qualitative. As for becoming focus in this research is (1) Change of procedure usage of budget after sub-district become SKPD in Sub-District of Lowokwaru covering (a) Difference of tupoksi officer of sub-district in procedure usage of budget after sub-district become SKPD. (b) Procedure usage of budget after sub-district become SKPD. (2) Factor resistor and supporter of change of procedure usage of budget after sub-district become SKPD. Factor Resistor (a) The lack of socialization change of procedure usage of budget after sub-district become SKPD to officer of Sub-District of Lowokwaru. (b) Resource of aparatur less supporting sub-district change of procedure penggunaa of budget. Supplementary factor cover (a) The existence of governmental support  central government and town. (b) The existence of positive respon of society. Pursuant to result of research can be concluded that after change  realize, public of Sub-District  Lowokwaru feel real evidence of  facility, this matter which yield the existence of active partisipation of society so central for the development of Sub-District of Lowokwaru toward better. But from duty facet and function officer of sub-district still like before existence of difference of procedure usage of budget. Socialization less to each officer of sub-district become factor resistor of change of procedure usage of budget after sub-district become SKPD in Sub-District of Lowokwaru. Of the conclusion given by suggestion for the Chief of village of new duty socialization memeberikan to officer of sub-district concerning difference of procedure usage of budget to increase officer performance to be more effective and is efficient. Besides socialization difference of usage of budget after sub-district become SKPD passed to citizen Sub-District of Lowokwaru so that citizen more active participate in giving input and play a part in development of Sub-District of Lowokwaru. Keyword: Change Of Procedure Usage of Budget,Reform, Sub-District.   Abstrak: Perubahan Prosedur Penggunaan Anggaran Setelah Kelurahan Menjadi SKPD (Studi Pada Kantor Kelurahan Lowokwaru Kota Malang).Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Adapun yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah (1) Perubahan prosedur penggunaan anggaran setelah kelurahan menjadi SKPD di Kelurahan Lowokwaru yang meliputi (a) perbedaan tupoksi pegawai kelurahan dalam prosedur penggunaan anggaran setelah kelurahan menjadi SKPD. (b) prosedur penggunaan anggaran setelah kelurahan menjadi SKPD. (2) Faktor penghambat dan pendukung perubahan prosedur penggunaan anggaran setelah kelurahan menjadi SKPD. Faktor penghambat (a) Kurangnya sosialisasi perubahan prosedur penggunaan anggaran setelah kelurahan menjadi SKPD kepada pegawai Kelurahan Lowokwaru. (b) Sumber daya aparatur kelurahan yang kurang mendukung perubahan prosedur penggunaa anggaran. Faktor pendukung meliputi (a) Adanya dukungan pemerintah kota dan pemerintah pusat. (b) Adanya respon positif dari masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa setelah perubahan tersebut dijalankan,warga Kelurahan Lowokwaru merasakan bukti nyata perubahan  ini dibidang fasilitasi, hal ini yang menghasilkan adanya partisiapasi aktif dari masyarakat sangat berperan untuk pembangunan Kelurahan Lowokwaru kearah yang lebih baik. Namun dari segi tugas dan fungsi pegawai kelurahan masih tetap seperti sebelum adanya perbedaan prosedur penggunaan anggaran. Kurangya sosialisasi kepada setiap pegawai kelurahan menjadi faktor penghambat perubahan prosedur penggunaan anggaran setelah kelurahan menjadi SKPD di Kelurahan Lowokwaru. Dari kesimpulan tersebut diberikan saran untuk Lurah memeberikan sosialisasi tugas baru kepada pegawai kelurahan mengenai perbedaan prosedur penggunaan anggaran untuk meningkatkan kinerja pegawai agar lebih efektif dan efisien. Selain itu sosialisasi perbedaan penggunaan anggaran setelah kelurahan menjadi SKPD diberikan pada warga Kelurahan Lowokwaru agar warga lebih aktif berpartisipasi dalam memberikan masukan dan berperan dalam pembangunan Kelurahan Lowokwaru.   Kata kunci: Perubahan Prosedur Penggunaan Anggaran,Reformasi,Kelurahan

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

jap

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan ...