Stunting merupakan manifestasi gangguan gizi kronis yang memberikan pengaruh jangka panjang terhadap produktivitas sumber daya manusia, sehingga penanganannya wajib dimulai sejak fase kehamilan. Posyandu, sebagai pilar upaya kesehatan berbasis masyarakat, memiliki posisi strategis dalam menekan prevalensi stunting, khususnya melalui pemberdayaan kader sebagai mitra pendamping bagi ibu hamil. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk mengoptimalkan kompetensi dan kontribusi kader posyandu dalam mengedukasi keluarga di wilayah kerja UPT Puskesmas Payangan, Kabupaten Gianyar. Metodologi program mencakup tahapan persiapan, implementasi, hingga tinjauan evaluatif. Inti kegiatan berfokus pada sosialisasi intensif yang meliputi dua aspek fundamental: pemenuhan nutrisi maternal untuk pencegahan stunting serta manajemen ekonomi rumah tangga guna mendukung ketahanan pangan keluarga. Efektivitas intervensi diukur melalui perbandingan skor pre-test dan post-test serta pengamatan partisipatif. Hasil program menunjukkan keterlibatan aktif seluruh peserta selama proses edukasi berlangsung. Berdasarkan evaluasi kuantitatif, lebih dari 70% kader meraih peningkatan nilai signifikan, yang merefleksikan penguatan pemahaman mengenai gizi ibu hamil dan fungsi pendampingan keluarga. Capaian ini diharapkan mampu mengukuhkan peran kader dalam memberikan bimbingan berkelanjutan bagi ibu hamil sebagai langkah preventif stunting yang komprehensif sejak masa gestasi demi masa depan generasi yang lebih berkualitas.
Copyrights © 2026