Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Work-Life Balance (WLB) terhadap kesejahteraan ekonomi dan sosial petani di Kabupaten Sumenep. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential exploratory. Data kuantitatif diperoleh dari 100 petani melalui kuesioner, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tokoh petani, ketua kelompok tani, dan penyuluh pertanian. Analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa WLB berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan petani (R² = 0,482; p < 0,05). Dimensi kepuasan hidup menjadi faktor paling dominan, diikuti manajemen waktu dan fleksibilitas kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan petani tidak hanya dipengaruhi faktor ekonomi, tetapi juga dukungan keluarga, relasi sosial, dan nilai budaya gotong royong. Temuan penting penelitian ini adalah adanya fenomena “fleksibilitas semu” pada pekerjaan petani, di mana fleksibilitas kerja lebih dipengaruhi kondisi alam dan musim dibanding kontrol individu. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik berbasis sosial budaya lokal dalam meningkatkan kesejahteraan petani.
Copyrights © 2026