Kinerja aparatur sipil negara di sektor pendidikan masih menghadapi tantangan dalam mencapai target organisasi, sehingga diperlukan identifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tambahan penghasilan pegawai dan lingkungan kerja terhadap kinerja ASN dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan desain kuantitatif eksplanatori dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 106 pegawai berstatus PNS yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares menggunakan WarpPLS 7.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tambahan penghasilan pegawai dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Selanjutnya, tambahan penghasilan pegawai, lingkungan kerja, dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Motivasi kerja tidak memediasi pengaruh tambahan penghasilan terhadap kinerja, namun mampu memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja secara signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan lingkungan kerja yang kondusif disertai kebijakan tambahan penghasilan yang berkelanjutan untuk meningkatkan motivasi dan kinerja aparatur.
Copyrights © 2026