Petani merupakan kelompok masyarakat yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan akibat paparan lingkungan kerja yang berat, terbatasnya akses layanan kesehatan, dan rendahnya perilaku pencarian pengobatan (care-seeking behavior). Kegiatan ini dilakukan di komunitas petani Dusun Batu Jereng, Desa Bonjeruk, Nusa Tenggara Barat, dengan tujuan mendiagnosis masalah kesehatan masyarakat dan menentukan prioritas intervensi berbasis data. Metode yang digunakan meliputi survei, wawancara, observasi lapangan, dan pengisian kuesioner oleh anggota komunitas. Penetapan masalah prioritas dilakukan menggunakan metode PAHO berdasarkan kriteria magnitude, severity, vulnerability, dan community and political concern. Hasil analisis menunjukkan bahwa masalah utama di komunitas adalah rendahnya care-seeking behavior, yang memperoleh skor PAHO tertinggi. Meskipun sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kesehatan yang tinggi (67%), praktik pencarian pengobatan tetap rendah, dengan 66,7% responden tidak melakukan tindakan pengobatan ketika diperlukan. Intervensi dilakukan melalui edukasi kesehatan, penyuluhan terkait care-seeking behavior, dan penguatan dukungan sosial. Kesimpulannya, upaya berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan literasi kesehatan serta akses informasi medis yang akurat, guna mendukung perilaku pencarian pengobatan yang optimal di kalangan petani
Copyrights © 2026