Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering ditemukan pada kelompok lanjut usia (lansia) dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, dan stroke. Peningkatan usia menyebabkan perubahan fisiologis pada sistem kardiovaskular yang berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah. Namun demikian, banyak lansia tidak menyadari kondisi hipertensinya karena penyakit ini sering tidak menimbulkan gejala. Rendahnya literasi kesehatan serta kurangnya pemahaman mengenai pola makan sehat, khususnya pembatasan asupan garam dan penerapan pola makan seimbang, menjadi tantangan dalam pengendalian hipertensi di masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan deteksi dini hipertensi pada lansia serta meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai penerapan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH Diet) sebagai strategi nonfarmakologis dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi. Pendekatan pemecahan masalah dilakukan melalui strategi promotif dan preventif berbasis komunitas berupa skrining tekanan darah, edukasi faktor risiko dan komplikasi hipertensi, serta penyuluhan penerapan DASH Diet yang praktis dan sesuai dengan kebiasaan masyarakat lokal. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian lansia memiliki tekanan darah di atas normal dan belum mengetahui kondisi tersebut sebelumnya. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan peserta mengenai hipertensi dan pola makan sehat setelah edukasi diberikan. Program skrining hipertensi dan edukasi DASH Diet efektif meningkatkan kesadaran kesehatan serta pengetahuan lansia mengenai pengendalian tekanan darah sehingga kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam menurunkan risiko penyakit kardiovaskular di masyarakat.
Copyrights © 2026